header image
 

Review: Soulmate Too Late

Soulmate_too_late_1      Saya punya sejumlah buku chicklit. Sebagian gak saya baca sampai habis karena terlalu capek ngikutin ritmenya. Buku chicklit/momlit/metropop yang habis saya baca adalah karangan teman-teman sealmamater (halah berarti dikit banget ya… :p) karena penasaran.

Dan kemarin, waktu browsing-browsing friendster, saya lihat ternyata mbak Alia -senior di LFM- nulis buku momlit dibawah bendera Gagas Media. Saya langsung beli keesokan harinya di Indomaret depan kantor.

     Saya baru sadar bahwa kecengan SMA punya daya pesona yang bertahan cukup lama di benak penggemarnya, jauh setelah masa SMA itu sendiri lewat. Icha Rahmanti menuliskannya di Cintapuccino, saya menulisnya di sini dan sekarang, Mbak Al di ‘Soulmate Too Late’ (STL).

     STL bercerita tentang seorang ibu muda di akhir umur 20an tahun, Ory, yang mulai bekerja lagi setelah vakum selama setahun untuk melahirkan anak laki-lakinya. Di tempat kerjanya, ternyata Ory bertemu lagi dengan kecengannya zaman SMA dulu, Zidan. Dan hah… ternyata Zidan suka sama Ory sejak dulu! Wah.. apa yang akan dilakukan Ory? Apakah dia akan menerima Zidan dan meninggalkan Aldi, suaminya? Ataukah dia akan tetap setia?

     Secara tokoh utamanya adalah animator dan penulisnya sendiri juga mantan animator, kenapa gak masukin beberapa ilustrasi diantara halamannya? Kayaknya lucu juga kalau ada kartun gachapon South Park, ilustrasi poster Ghibli atau gambar si Tudung Merah dengan gaya anime ;)     

Kesan saya tentang buku ini:

Nama tokoh utamanya beras banget: Oryza Sativania :p Lalu dia punya menantu dari jenis yang sama (serealia), yaitu Zea. Saya tebak, spesiesnya Zea mays :D

~ by stania on October 10, 2006.

4 Responses to “Review: Soulmate Too Late”

  1. ternyata cewek2x itb tukang ngeceng semua ya waktu sma-nya? hehehe

  2. Ah… bukan cewek ITB aja kok, Nda :p

    Eh, tapi dari tiga cerita ini kok pas SMAnya gak berhasil semua ya? huehuehue….

  3. haaa (mata sayu…) masa SMU… masa2nya hormon menggila dan drama, drama, drama,… ;)

  4. haha..masa ‘yang berhasilnya’ diceritain juga sich? buat novel yg lainnya aja kale..;p
    btw, waktu sma aku emang anak bio kok (hidup Pak Susilo!), so nama2 itu emang obsesi lama.. -ehem, ehem, bocoran niye-

Leave a Reply